Premium vs Shell. Mana yang lebih nasionalis

Terakhir-terakhir ini sering terlihat iklan dari direktorat jenderal pajak di televisi tentang taat bayar pajak adalah sebagai bentuk dari nasionalisme. Dalam iklan itu dicontohkan kalau jaman dulu yaitu kakek nenek kita pada mengumpulkan hasil tanam singkongnya untuk diserahkan pada pemerintah. Itu kalau ngga salah ya , agak lupa soalnya. ^-^

Nah kali ini saya secara pribadi mau membandingkan sifat mana yang lebih nasionalis antara membeli bensin premium di POM pertamina dengan membeli bensin di POM shell.

Seperti kita ketahui bersama jumlah subsidi untuk bahan bakar jenis premium mencapai puluhan triliun rupiah, sungguh angka yang sangat fantastis. Dari data yang diperoleh, apabila konsumsi BBM non subsidi khususnya premium dapat dihilangkan maka subsidi pemerintah sebesar 40 triliun lebih akan dapat dialokasikan ke sektor yang lebih patut untuk mendapatkan seperti sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat tidak mampu.

Tidak banyak menyoroti akan hal tersebut, namun disini saya cuma berasumsi pribadi. Andai saja hanya mereka yang benar-benar tidak mampu yang hanya boleh membeli BBM bersubsidi dalam hal ini yaitu  premium, taruhlah sebesar 50% persen dari pengguna BBM di Indonesia, maka subsidi pemerintah untuk BBM dapat dihemat hingga 20 trilliun. Jumlah uang yang sangat besar. Nominal yang dapat dipakai untuk menambah subsidi di sektor pendidikan nasional. Bisa saja dengan tambahan uang sebesar itu pendidikan gratis akan dirasakan sampai tahap SMA. Atau di sektor kesehatan, yaitu untuk menjamin kesehatan khususnya untuk masyarakat kelas bawah, dijamin untuk mereka bebas berobat di rumah sakit2 negeri manapun. Dan membangun fasilitas dan sarana berolahraga.

Sementara bagi mereka yang membeli pertamax, pertamax plus dan BBM asing yang ada di indonesia yang dalam bahasan saya adalah shell tentunya mereka justru yang memberikan kontribusi lebih pada pembangunan indonesia. Keberadaan mereka (Pom bensin asing) adalah menguntungkan bagi indonesia, salah satunya yaitu di sektor pajak. Setiap tahun pemerintah akan selalu menerima penghasilan pajak dari mereka untuk anggaran APBN tahun depannya. Bukan itu saja, keberadaan mereka tentunya akan menjadikan iklim persaingan yang sehat, dimana pertamina selaku badan usaha negara yang ditunjuk untuk mengurusi masalah energi dapat menjadikan mereka pembanding atas kualitas kerja pertamina dan tentunya akan membuat pertamina berbenah diri dengan menjadikan mereka yang notabene perusahaan multinasional yang besar dan sukses di banyak negara sebagai dasar untuk manjadi acuan.

Jadi manakah yang lebih nasionalis antara membeli premium di pertamina dengan membeli bensin di shell.. Jawabannya ada di masing-masing anda ^-^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s